Komponen-komponen yang mendukung keberhasilan pembelajaran meliputi guru, sumber belajar, tujuan, metode, evaluasi, materi, media pembelajaran dan sebagainya. Berkaitan dengan paradigma pembelajaran yang berkembang saat ini yaitu belajar kontruktuvisme yang artinya belajar merupakan hasil konstruksi sendiri (pebelajar). Jadi yang diutamakan dalam paradigma belajar konstruktivisme adalah siswa yang mencari pengalaman-pengalaman melalui lingkungan sekitar. Oleh karena itu bagi seorang guru dapat dikatakan hanya menyediakan tangga dan yang akan menaiki tangga tersebut merupakan anak tersebut. Seorang guru bisa menyediakan media pembelajaran dalam setiap kegiatan pembelajarannya dapat juga media tersebut sebagai hiasan atau yang lain-lainnya.
Pendidikan dan Pelatihan
Pendidikan tidak hanya bertatap muka saja tapi bisa dengan cara apapun yang di dapat.
My Life is Adventure
Petualang merupakan cara menikmati keindahan alam yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, Petualang tak harus tempat yang mewah hutan, pantai, air terjun merupakan keindahan yang tak tertandingi.
Disiplin Berani dan Setia
Disiplin waktu, peraturan, Berani mengambil resiko tapi harus terukur, dan Setia.
Anak adalah Generasi Emas
Anak adalah generasi emas yang harus di didik dengan keteladan supaya terbentuk moral dan mental yang baik.
................
Semangat.
Rabu, 18 Juni 2014
DASAR DARI MEDIA PEMBELAJARAN
Komponen-komponen yang mendukung keberhasilan pembelajaran meliputi guru, sumber belajar, tujuan, metode, evaluasi, materi, media pembelajaran dan sebagainya. Berkaitan dengan paradigma pembelajaran yang berkembang saat ini yaitu belajar kontruktuvisme yang artinya belajar merupakan hasil konstruksi sendiri (pebelajar). Jadi yang diutamakan dalam paradigma belajar konstruktivisme adalah siswa yang mencari pengalaman-pengalaman melalui lingkungan sekitar. Oleh karena itu bagi seorang guru dapat dikatakan hanya menyediakan tangga dan yang akan menaiki tangga tersebut merupakan anak tersebut. Seorang guru bisa menyediakan media pembelajaran dalam setiap kegiatan pembelajarannya dapat juga media tersebut sebagai hiasan atau yang lain-lainnya.
Pengertian, Macam dan Fungsi Keluarga
A.
Pengertian Keluarga
Keluarga (bahasa Sanskerta:
"kulawarga"; "ras" dan "warga" yang berarti
"anggota") adalah lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih
memiliki hubungan darah. Keluarga
sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu,
memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di
antara individu tersebut. Keluarga
adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan
beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap
dalam keadaan saling ketergantungan.
PARTISIPASI ORANGTUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA
TUGAS INDIVIDU
PARTISIPASI ORANGTUA
TERHADAP PRESTASI BELAJAR
SISWA
Mata Kuliah : Pendidikan Pengembangan
Masyarakat
Dosen
Pengampu : Drs. Suripto, M.Pd
Disusun Oleh :
Syukron Zahidi Arrahmi
K7110567 / 28
Kelas B /
Semester V
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2012
SARANA DAN PRASARANA ABK
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Pendidikan
merupakan kebutuhan dasar setiap manusia untuk menjamin keberlangsungan
hidupnya agar lebih bermartabat. Karena itu negara memiliki kewajiban untuk
memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu kepada setiap warganya tanpa
terkecuali termasuk mereka yang memiliki perbedaan dalam kemampuan (difabel)
seperti yang tertuang pada UUD 1945 pasal 31 (1). Namun sayangnya sistem
pendidikan di Indonesia belum mengakomodasi keberagaman, sehingga menyebabkan
munculnya segmentasi lembaga pendidikan yang berdasar pada perbedaan agama,
etnis, dan bahkan perbedaan kemampuan baik fisik maupun mental yang dimiliki
oleh siswa. Jelas segmentasi lembaga pendidikan ini telah menghambat para siswa
untuk dapat belajar menghormati realitas keberagaman dalam masyarakat.
DAMPAK GLOBALISASI
1.
Globalisasi
bidang hukum, pertahanan, dan keamanan
Dampak positif globalisasi bidang
hukum, pertahanan, dan keamanan :
Semakin menguatnya supremasi hukum,
demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia. Menguatnya
regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan
bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak. Semakin menguatnya tuntutan
terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih profesional, transparan, dan
akuntabel. Menguatnya supremasi sipil dengan mendudukkan tentara dan polisi
sebatas penjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara yang profesional.
KONSEP PERSPEKTIF GLOBAL
BAB I
SEJARAH DAN PENGERTIAN PERSPEKTIF GLOBAL
Standar kompetensi: Menguasai secara luas dan mendalam tentang hakekat, manfaat, tujuan Perspektif
Global dilihat dari fisi ilmu sosial, pendidikan multikultural, kesadaran dan wawasan global, isu-isu masalah
global serta model-model dan evaluasi yang mendukung pembelajaran IPS SD/MI.
Kompetensi Dasar 1: Mahasiswa mampu menjelaskan, pengertian,
sejarah, dan tujuan perspektif global.
Indikator:
1.
Mahasiswa mampu menjelaskan pengertain,
sejarah perspektif global
2.
Mahasiswa mampu menjelaskan tujuan
perpektif global.
3.
Mahasiswa mampu menjelaskan pengaruh globalisasi bagi bangsa
Indonsia.
4.
Mahasiswa mampu menjelaskan
pentingnya perspektif global bagi siswa di sekolah dasar
MODIFIKASI ATAU PENGEMBANGAN KURIKULUM PENGEMBANGAN INKLUSI
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada hakekatnya semua anak memiliki
kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan. Melalui pendidikan, seluruh
potensi anak didik dapat digali dan dikembangkan secara optimal. Baik anak
didik yang normal maupun berkebutuhan khusus. Hal ini bertemali dengan
amanat UUD 1945 pasal 31 ayat 1 dan ayat 2 tentang hak dan kewajiban setiap
warga negara untuk mendapatkan pendidikan dan UU nomor 20 tahun 2003 pasal 5
ayat 1 tentang hak setiap warga negara memperoleh pendidikan yang bermutu.
Dengan demikian tidak ada alasan untuk meniadakan pendidikan anak berkebutuhan
khusus (ABK), apalagi menelantarkan ABK dalam memperoleh pendidikan.
Langganan:
Postingan (Atom)









