BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Salah
satu aspek penting dalam pendidikan saat ini yang perlu mendapat perhatian
adalah mengenai konsep pendidikan bagi orang dewasa dan usia lanjut. Tidak
selamanya kita berbicara dan mengulas di seputar pendidikan murid sekolah yang
relatif berusia muda. Kenyataan di lapangan, bahwa tidak sedikit orang dewasa
dan usia lanjut yang harus mendapat pendidikan baik pendidikan informal maupun
nonformal, misalnya pendidikan dalam bentuk keterampilan, kursus-kursus,
penataran dan sebagainya. Masalah yang sering muncul adalah bagaimana kiat, dan
strategi membelajarkan orang dewasa dan usia lanjut yang notabene tidak menduduki bangku sekolah.
Dalam
hal ini, orang dewasa dan usia lanjut sebagai siswa dalam kegiatan belajar
tidak dapat diperlakukan seperti anak-anak didik biasa yang sedang duduk di
bangku sekolah tradisional. Oleh sebab itu, harus dipahami bahwa, orang dewasa
begitupun juga usia lanjut yang tumbuh sebagai pribadi dan memiliki kematangan
konsep diri, bergerak dari ketergantungan pada orang lain seperti yang terjadi
pada masa kanak-kanak menuju ke arah kemandirian. Kematangan psikologi orang
dewasa dan usia lanjut sebagai pribadi yang mampu mengarahkan diri sendiri ini
mendorong timbulnya kebutuhan psikologi yang sangat dalam yaitu keinginan
dipandang dan diperlakukan orang lain sebagai pribadi yang mengarahkan dirinya
sendiri (mandiri), bukan diarahkan, dipaksa dan dimanipulasi oleh orang lain.